Published On: Sen, Sep 18th, 2017

BANTUAN KEAGAMAAN MEWUJUDKAN MASYARAKAT YANG RELIGIUS

Pembangunan suatu daerah tidak selalu dengan fisik semata, disektor keagamaan yang selalu memberikan kontribusi yang sangat menyejukan disuatu wilayah. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Tangerang terus fokus untuk mewujudkan Kabupaten Tangerang yang Religius, memberikan bantuan dalam hal sarana keagamaan di wilayah yang berpenduduk 3,4 juta jiwa.
Bantuan keagamaan kepada masyarakat merupakan pembangunan masyarakat yang religius, ketika disetiap masyarakat masih ada keterbatasannya masjid, musholah, dan majlistaklim menjadi hambatan ukhuwah islamiyah yang menyatukan umat muslim karena disanalah mereka belajar ilmu agama, juga memberikan pengetahuan tentang pentingnya pendidikan agama di suatu daerah.
“ bantuan keagamaan merupakan program pemerintah kabupaten tangerang, yang sudah rutin dilaksanakan, mulai dari guru ngaji, bantuan sarana keagamaan, hingga bantuan tranfortasi jamaah haji,”ungkap H. Amat Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupatern Tangerang.
Mewujudkan Kabupaten Tangerang yang religius bukan ucapan semata, lanjut H. Amat, terbukti Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dalam kepemimpinannya terus melaksanakan kegiatan-kegiatan keagamaan seperti Perayaan Hari Besar Islam (PHBI), hingga Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kecamatan secara serentak.
Perhatian Bupati Ahmed Zaki Iskandar terus bermuara kepada masyarakatnya, untuk saat ini guru-guru ngaji yang ada dilwilayahnya terus ditingkatkan terbukti untuk tahun 2017, Pemkab Tangerang menganggarkan untuk insentif guru ngaji sebesar Rp. 4,170 Milyar.
“ insentif guru ngaji saja 3480 orang, semua diberikan kepada guru ngaji di 29 kecamatan. Minggu-minggu ini kita akan serahkan bantuan hewan Qurban sebanyak 30 ekor, setiap masjid di wilayah kecamatan yang ada,” ujar Amat diruang kerjanya.
Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar mengatakan pembangunan keagamaan sudah barang tentu harus dilaksanakan, tanpa itu kita semua tidak dapat mewujudkan Tangerang yang religius. Maka dari itu pemerintah terus berperan aktif melakukan pembinaan, bantuan, hingga memberikan insentif kepada guru-guru ngaji karena meraka sudah mengabdikan diri tanpa pamrih mengajar mengaji di wilayah pelosok pedesaan.

“ guru ngaji sebagai ujung tombak pembangunan masyarakat Kabupaten tangerang yang religius, untuk itu pemerintah memberi apresiasi yang lebih kepada mereka agar lebih semangat, dalam mengajarkan baca tulis alquran kepada masyarakat” Ucap Zaki disela-sela peresmian masjid dipagedangan (19/8).

Bupati berharap syi’ar Islam dikabupaten tangerang terus ditingkatkan mulai dari perayaan hari besar islam, meramaikan masjid dengan pengajian, hingga pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan. Peringatan Maulid Nabi dan peringatan hari besar islam lainnya di Kabupaten Tangerang sudah menjadi seperti sebuah tradisi, dan saya memang ingin menjadikan peringatan hari-hari besar Islam seperti Maulid Nabi Muhammad SAW, Isra Mi’raj dan yang lainnya sebagai sebuah tradisi keagamaan di Kabupaten Tangerang.

“Peringatan hari besar juga merupakan sarana syi’ar Islam dalam rangka terus menumbuhkan dan meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat muslim pada ajaran-ajaran Islam sebagaimana yang telah dicontohkan oleh baginda Nabi besar Muhammad SAW,” tutup Zaki. (ADV-Infokom)

 

Sudah Terbit

Edisi Ke - 156 Tahun Ke - VIII/ 20 Mei - 10 Juni 2017

Data Pengunjung

0026759
Hari ini : 26
Kemarin : 31
Bulan ini : 769
Tahun ini : 6781
Total Kunjungan : 26759
Hits Hari ini : 55
Total Hits : 58805
Who's Online : 1
Alamat IP anda: 54.81.244.248