Published On: Sel, Nov 21st, 2017

SISI HUMANIS TENTARA DAN PERAN TNI DALAM UPAYA PEMBEBASAN SANDRA OPM PAPUA.

JAKARTA – Koran, KPK === > Pasukan TNI yang tergabung dalam tim tindak Passus dan Kostrad telah succes dan berhasil melakukan penindakan pengusiran terhadap kelompok sayap pasukan Saparatis Papua atau lebih dikenal dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM) dan berlanjut memasuki tahap evakuasi 344 warga non Papua dan Papua yang terjebak dan terisolasi di kedua kampung Kinberly dan Banti Distrik Tembagapura Kabupaten Mimika yang dibantu Polri untuk melakukan evakuasi.
Sebanyak 13 prajurit Komando Pasukan Khusus Indonesia (Kopassus) dibantu Pasukan Raider 751 sebanyak 30 orang dengan bergerak cepat berdasarkan kendali komando telah menguasai Kimbely serta 2 Tim dari Pengintai Tempur (Taipur) Kostrad mempunyai tugas menguasai Banti.
Dan ternyata selain bertindak dan bekerja profesional, ternyata tentara pun merupakan manusia yang berhati lembut dan ditengah aksi heroik tersebut ternyata mengguratkan kisah humanis prajurit Kopassus sebelum melaksanakan operasi pembebasan sandera yang dilakukan separatis OPM.
Sesuai perintah operasi dan kendali pimpinan, Lettu Inf. Agung Jamal, Dantim Kopassus bersama anggotanya telah berjalan selama 5 hari 5 malam bergerak dalam rangka melakukan pembebasan sandera yang telah diisolir oleh kelompok OPM.
Walaupun pasukan yang dipimpin Lettu Inf. Agung Jamal kekurangan makanan selama melakukan operasi pembebasan sandera namun ketika melihat masyarakat kelaparan ybs, rela memberikan makanannya kepada masyarakat.
Semoga hati mulia menjadi amal yang dilihat oleh Allah SWT (Hendra / Staf Red).

Sudah Terbit

Edisi Ke - 156 Tahun Ke - VIII/ 20 Mei - 10 Juni 2017

Data Pengunjung

0023525
Hari ini : 32
Kemarin : 27
Bulan ini : 559
Tahun ini : 3547
Total Kunjungan : 23525
Hits Hari ini : 61
Total Hits : 48663
Who's Online : 1
Alamat IP anda: 54.80.185.137